{"id":75,"date":"2010-05-27T00:49:16","date_gmt":"2010-05-27T00:49:16","guid":{"rendered":"http:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/?page_id=75"},"modified":"2025-12-17T03:54:06","modified_gmt":"2025-12-17T03:54:06","slug":"dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu\/","title":{"rendered":"dss-Gulungan Laut Mati diatas Batu?"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"has-huge-font-size wp-block-heading\" id=\"gulungan-laut-mati-diatas-batu\">Gulungan Laut Mati diatas Batu?<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"apa-benar-prasasti-batu-kuno-itu-memprediksi-kebangkitan-mesias\">Apa benar Prasasti Batu kuno itu Memprediksi Kebangkitan Mesias?<\/h3>\n\n\n\n<p>Indiana Jones, minggir. Sebuah prasasti batu kuno Yahudi yang diperkirakan ada beberapa puluh tahun sebelum Yesus lahir, mendadak jadi topik paling panas diantara para arkeolog. Batu setinggi tiga kaki (hampir satu meter) itu memuat 87 baris kalimat Yahudi, beberapa diantaranya &#8220;mungkin&#8221; merujuk pada Mesias yang akan mati dan bangkit kembali tiga hari kemudian.<\/p>\n\n\n\n<p>Batu itu berjudul \u201cWahyu Jibril\u201d dan dijuluki sebagai \u201cGulungan Laut Mati di atas Batu\u201d. Para ahli telah memulai proses panjang untuk memverifikasi waktu tulisan dibuat dan keaslian batu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dimasa lalu beberapa pakar dan pengagas teori konspirasi langsung mengambil kesimpulan bahwa penemuan seperti \u201cKuburan Yakobus\u201d dan \u201c<a href=\"http:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wwrj\/5-apakah-yesus-itu-mesias\/\">Kuburan Keluarga Yesus<\/a>\u201d adalah asli, namun belakangan ini diperkirakan terjadi pemalsuan atau nilai sejarahnya diragukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejauh ini, belum seorang pakar yang menyatakan batu itu sebuah pemalsuan. Yuval Goren, profesor arkeologi di Universitas Tel Aviv, mengumumkan penelitian kimiawi batu itu dihadapan rekan sejawatnya untuk dinilai, memperkirakan batu itu asli.<a href=\"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu\/dss-endnotes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">[1]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Jika benar terbukti asli, batu itu mungkin akan makin membuat terang situasi sejarah disekitar kebangkitan Yesus.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah ada kepercayaan pada kalangan Yahudi di era Yesus bahwa Mesias akan mati dan bangkit dari kematian tiga hari kemudian?&nbsp; Jika ya, bagaimana detil nubuatan ini bisa berbeda dari ratusan nubuatan Yahudi lain yang berkaitan dengan Mesias?<\/p>\n\n\n\n<p>Orang Kristen melihat pemenuhan nubuatan kuno oleh Yesus sebagai bukti ke-mesias-anNya. (Lihat; \u201c<a href=\"http:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wwrj\/6-apakah-yesus-benar-benar-bangkit-dari-kematian\">Apa benar Yesus itu Mesias<\/a>?\u201d) Namun para kritikus berargumen bahwa pengharapan Yahudi akan Mesias yang akan mati dan bangkit kembali mungkin memberi motif kepada Yesus dan para murid untuk menciptakan cerita akan kematian dan kebangkitan-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan kenyataannya, banyak para ahli non-Kristen berharap batu itu pada akhirnya akan memperlihatkan bahwa kebangkitan Yesus adalah sebuah kebohongan.<\/p>\n\n\n\n<p>Israel Knohl, profesor studi Alkitab Universitas Yahudi di Yerusalem, memimpin sebuah upaya untuk membuktikan Yesus adalah mesias palsu. Knohl menafsirkan 80 baris teks sebagai nubuatan tentang Mesias yang menderita dan akan bangkit dari kematian.<a href=\"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu\/dss-endnotes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">[2]<\/a> Menurut Knohl, konsep kebangkitan Mesias hanyalah pemikiran unik orang Kristen belaka.<\/p>\n\n\n\n<p>Daniel Boyarin, profesor budaya Talmudic dari Universitas California di Berkeley mengatakan,&#8221;Batu itu merupakan bagian dari bertambahnya bukti yang menyebutkan untuk memahami Yesus melalui pembacaan teliti sejarah Yahudi dimasa-Nya. Beberapa orang Kristen akan sangat terkejut dan memandangnya sebagai sebuah tantangan akan keunikan teologi mereka.<a href=\"http:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/more-endnotes\/gulungan-laut-mati-diatas-batu-endnotes\/\">[<\/a><a href=\"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu\/dss-endnotes\/\">3<\/a><a href=\"http:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/more-endnotes\/gulungan-laut-mati-diatas-batu-endnotes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">]<\/a> Sedangkan yang lainnya akan merasa nyaman dengan ide bahwa hal itu adalah bagian dari tradisi Yudaisme\u201d tuturnya.<a href=\"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu\/dss-endnotes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">[4]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Tapi sebelum kita mengevaluasi kebenarannya, batu itu telah memberikan sinar terang akan klaim orang Kristen bahwa Yesus bangkit dari kematian.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu\/2\">Mari kita lihat fakta-fakta penemuan kuno ini.<\/a><\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Batu itu ditemukan 10 tahun lalu di Yordania.<\/li><li>Seorang warga Israel \u2013 Swiss menyimpannya dirumahnya di Zurich setelah dia membelinya dari seorang pedagang barang antik.<\/li><li>Batu itu memiliki dua kolom huruf-huruf Ibrani yang ditulis dengan tinta dalam 87 baris.<\/li><li>Para ahli menyatakan batu berasal dari abad pertama sebelum Masehi, jadi beberapa puluh tahun sebelum Kristus lahir.<\/li><li>Dua orang ahli Israel mempublikasikan analisa mereka terhadap batu itu setahun lalu.<\/li><li>Batu dalam kondisi patah dan pada beberapa kata tintanya sudah kabur sehingga sukar dibaca.<\/li><li>Pesan itu dijuluki, \u201cWahyu Jibril\u201d, dan menunjukkan penulisan bergaya Perjanjian Lama dari nabi-nabi Israel; Daniel, Zakaria, dan Hagai.<\/li><li>Baris ke 80 dimulai dengan kata, \u201cDalam tiga hari&#8230;\u201d, tapi kata yang sangat penting berikutnya sukar dibaca.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"masalah-besar\">Masalah Besar<\/h3>\n\n\n\n<p>Meski Knohl percaya pesan itu bernilai sejarah penting, apa yang disebutkan oleh pesan itu meragukan. Knohl berpendapat baris ke 80 sebaiknya dibaca,\u201cDalam tiga hari engkau akan hidup, Aku Jibril (Gabriel) memerintahkanmu\u201d.&nbsp; Dia percaya pesan itu mungkin merujuk pada seorang pemberontak bernama \u201cSimon\u201d yang dibunuh oleh pasukan Herodes.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun ahli bahasa Ibrani, Moshe Bar-Asher, menyatakan:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Ada satu masalah, pada tempat paling penting dari teks ternyata teksnya kurang. Saya mengerti kecenderungan Knohl untuk menemukan adanya kunci pada periode sebelum-Kristen, tapi pada dua sampai tiga baris penting ada banyak kata yang hilang\u201d.<a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu\/dss-endnotes\/\" target=\"_blank\">[5]<\/a><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, terjemahan kata Ibrani sangatlah sukar dan agak subyektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan subyektifitas adalah makanan para penggagas teori konspirasi. Sejarahwan Paul Johnson menulis:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Sayangnya, para sejarahwan jarang seobyektif seperti yang mereka harapkan. Sejarah Alkitab dimana orang Kristen, Yahudi dan ateis terlibat dalam keyakinan atau prasangka yang merasuk sampai akar paling dalam keberadaan kita adalah area dimana secara khusus obyektifitas sukar jika tidak mungkin dicapai\u201d.<a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/more\/dss-gulungan-laut-mati-diatas-batu\/dss-endnotes\/\" target=\"_blank\">[6]<\/a><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Kendati begitu, jika batu itu terbukti asli dan penafsiran Knohl atas pesan itu benar, maka secara sejarah akan jadi penting. Tapi apakah pesan di batu itu membuktikan dugaan dia bahwa cerita tentang kebangkitan Yesus adalah tipuan?<\/p>\n\n\n\n<p>Itu pasti merupakan perluasan. Faktanya, ada beberapa kesukaran besar atas teori itu, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Rincian mengenai garis keturunan Yesus, kehidupan, kematian, penguburan dan kebangkitan ada diratusan nubuatan Perjanjian Lama. Bagaimana pemenuhan semua nubuatan itu melalui konspirasi?<\/li><li>Bagaimanan Yesus bisa merencanakan kematian dan kebangkitan-Nya sendiri dihadapan para musuh-Nya, Romawi dan Yahudi? Berkaitan dengan bukti-bukti yang menentang kebangkitan Yesus, secara aneh mereka terdiam. Kenapa? \u2028(Lihat; \u201c<a href=\"http:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wwrj\/6-apakah-yesus-benar-benar-bangkit-dari-kematian\">Apa Benar Yesus Bangkit dari Kematian?<\/a>\u201d)<\/li><li>Kenapa para musuh Yesus di abad pertama mengutip pesan seorang Mesias yang akan mati dan bangkit lagi, sebagai bukti menentang kebangkitan-Nya?<\/li><li>Jika orang Yahudi abad pertama mengharapkan seorang Mesias yang mati dan bangkit lagi, kenapa sejarahwan Yahudi seperti Josephus tidak memasukkan fakta historis ini dalam tulisan-tulisan mereka?<\/li><li>Mengapa para murid Yesus bersedia mengorbankan hidup mereka demi kebohongan jika Yesus tidak benar-benar bangkit dari kematian?&nbsp; Apa untungnya bagi mereka dengan berbohong?<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Hal-hal ini dan pertanyaan-pertanyaan lain akan jadi topik sejumlah perdebatan ketika pesan di batu itu dianalisa dan diartikan oleh para ahli.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan membutuhkan waktu bertahun-tahun sampai semua bukti diperoleh dan dinilai sebelum nilai sejarah \u201cWahyu Jibril\u201d benar-benar diketahui.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam setiap peristiwa, kasus kebangkitan Yesus tetap jadi target utama bagi mereka yang mencoba menentang keasliannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang skeptis yang memulai investigasinya atas kebangkitan Yesus, berencana membantah kebangkitan dengan menulis rinciannya dalam sebuah buku. Kesimpulannya mengejutkan. Untuk melihat apa yang dia temukan, baca; \u201c<a href=\"http:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wwrj\/6-apakah-yesus-benar-benar-bangkit-dari-kematian\">Apa Benar Yesus Bangkit dari Kematian?<\/a>\u201d<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"http:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wwrj\/6-apakah-yesus-benar-benar-bangkit-dari-kematian\/\">Klik di sini untuk melihat bukti-bukti untuk klaim yang paling fantastis yang pernah dibuat \u2014 kebangkitan Yesus Kristus!<\/a><\/p>\n\n\n<a title=\"Send Comment\" href=\"\/indonesian\/22-2\/kirim-komentar\/?1referring-page=dss-Gulungan Laut Mati diatas Batu?\"><div align=\"center\"><strong>Klik di sini untuk memberi tahu kami bagaimana artikel ini membantu Anda.<\/strong><br \/>\r\n<img decoding=\"async\" src=\"\/indonesian\/wp-content\/themes\/enterprise-pro\/images\/comment-button.png\" alt=\"Klik di sini untuk memberi tahu kami bagaimana artikel ini membantu Anda\" style=\"border:none;\" \/><\/div><\/a>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gulungan Laut Mati diatas Batu? Apa benar Prasasti Batu kuno itu Memprediksi Kebangkitan Mesias? Indiana Jones, minggir. Sebuah prasasti batu kuno Yahudi yang diperkirakan ada beberapa puluh tahun sebelum Yesus lahir, mendadak jadi topik paling panas diantara para arkeolog. Batu setinggi tiga kaki (hampir satu meter) itu memuat 87 baris kalimat Yahudi, beberapa diantaranya &#8220;mungkin&#8221; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"parent":74,"menu_order":1,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"advgb_blocks_editor_width":"","advgb_blocks_columns_visual_guide":"","_genesis_hide_title":true,"_genesis_hide_breadcrumbs":false,"_genesis_hide_singular_image":false,"_genesis_hide_footer_widgets":false,"_genesis_custom_body_class":"","_genesis_custom_post_class":"","_genesis_layout":"","footnotes":""},"class_list":{"0":"post-75","1":"page","2":"type-page","3":"status-publish","5":"entry"},"featured_image_src":null,"featured_image_src_square":null,"coauthors":[],"author_meta":{"author_link":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/author\/helmut\/","display_name":"helmut"},"relative_dates":{"created":"Diterbitkan 16 tahun yang lalu","modified":"Diperbarui 6 bulan yang lalu"},"absolute_dates":{"created":"Diposting pada Mei 27, 2010","modified":"Diperbarui pada Desember 17, 2025"},"absolute_dates_time":{"created":"Diposting pada Mei 27, 2010 12:49 am","modified":"Diperbarui pada Desember 17, 2025 3:54 am"},"featured_img_caption":"","featured_img":false,"series_order":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/75","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=75"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/75\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1569,"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/75\/revisions\/1569"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/74"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/y-jesus.org\/indonesian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=75"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}